Minggu, 28 Juni 2015

Diposting oleh agus

Bayam Merah dan manfaatnya

Kenal Popeye kan ? Si pelaut musuh Brutus yang rahasia kekuatannya karena makan bayam. Meski badan Brutus jauh lebih besar tapi tetap saja Popeye selalu mampu mengalahkannya setelah makan bayam. Yup, Bayam atau Amaranthus tricolor Linn dari suku amaranthaceae memang memiliki sejuta manfaat. Tanaman yang berasala dari Amerika ini mulanya dikenal sebagai tanaman hias namun kemudian dipromosikan sebagai bahan pangan sumber protein, terutama untuk negara-negara berkembang dan diduga masuk ke Indonesia pada abad ke-19 ketika lalu lintas perdagangan orang luar negeri masuk ke wilayah Indonesia. Di Indonesia bayam dapat tumbuh sepanjang tahun dan ditemukan 5 – 2.000 m dpl, di daerah panas dan dingin, tetapi tumbuh lebih subur di dataran rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas. Dari sekitar 60 genus yang terbagi dalam sekitar 800 spesies bayam dibedakan atas dua macam, yaitu bayam liar dan bayam budi daya. Bayam liar dikenal 2 jenis, yaitu bayam tanah (A. blitum L.) dan bayam berduri (A. spinosus L.). Ciri utama bayam liar adalah batangnya berwarna merah dan daunnya kaku (kasap). Jenis bayam budidaya di Indonesia dibedakan 2 macam, yaitu: 1. Bayam cabut atau bayam sekul alias bayam putih (A. tricolor L.). Ciri – ciri bayam cabut adalah memiliki batang berwarna kemerah-merahan atau hijau keputih – putihan, dan memilki bunga yang keluar dari ketiak cabang. Bayam cabut yang batangnya merah disebut bayam merah, sedangkan yang batangnya putih disebut bayam putih. 2. Bayam tahun, bayam skop atau bayam kakap (A. hybridus L.). Ciri – ciri bayam ini adalah memiliki daun lebar – lebar Bayam yang biasa dikonsumsi sebagai sayuran dikenal dengan bayam cabutan (bayam sekul) terdapat 3 varietas bayam yang termasuk kedalam Amaranthustricolor, yaitu : 1. Bayam hijau biasa, bayam merah (blitum rubum) yang berwarna hijau keputih – putihan. 2. Daun dan batang bayam merah mengandung cairan warna merah. Selain A. Tricolor terdapat bayam jenis lain. 3. Bayam kakap (A. Hybridus) bayam duri (A. Spinosus) dan bayam kotok / bayam tanah (A Blitum). Jenis bayam yang sering dibudidayakan adalah A. Tricocor dan A. Hybridus sedangkan jenis bayam lainnya tumbuh liar. Kandungan gizi bayam demikian banyak. Menurut Dr. Seno Sastroamidjojo, dalam 100 gram bayam terkandung tenaga sebesar 21,0 Kcal, air 92,9 gr, protein 2,1 gr, lemak 0,2 gr, karbohidrat 2,7 gr, serabut 0,7 gr, abu 1,4 gr, kalsium 90,0 mg, fosfor 29,0 mg, besi 3,8 mg, natrium 131,0 mg, kalium 385,0 mg, betakaroten 4080,0 ug, vitamin B1 0,08 mg, vitamin B2 0,15 mg, niacin 0,7 mg, dan vitamin C 76,7 mg. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi inilah, bayam sering disebut sebagai ‘King of Vegetables’ atau ‘Raja Sayuran’. Kandungan asam folat dan asam oksalat membuat bayam bisa dipakai untuk membantu mengatasi berbagai macam masalah. Misalnya menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit gusi, mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala, dan rambut. Yang paling terkenal adalah mengobati rasa lesu dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah. Lebih dari itu, serat yang cukup tinggilah yang sangat mempengaruhi kenapa bayam bagus untuk pencernaan kita. Dengan demikian, penyakit seperti sembelit, jantung, stroke, dan persoalan mengenai tekanan darah dan pembuluh darah bisa diatasi. Namun, di samping manfaatnya, bayam tetap memiliki keterbatasan. Kelemahan bayam terletak pada saat proses pengolahannya. Kita tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci aluminium. Aluminium ini bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam. Lebih dari itu, kita juga tidak boleh mengonsumsi sayur bayam kalau sayur tersebut sudah lewat dari lima jam sejak dimasak. Dan seperti sayuran lain, bayam juga tidak baik bila dimasak terlalu lama di atas api karena menyebabkan gizinya banyak yang terbuang. Dibandingkan bayam hijau, bayam merah kurang populer, meskipun kaya akan gizi. Dalam bayam merah terdapat vitamin A, B1, B2, C, dan niasin, juga mineral seperti zat besi, kalsium, mangan, dan fosfor. Mengandung banyak serat dan di dalam daunnya terdapat karotein, klorofil, dan saponin. Pada batangnya ditemukan alkaloid, flavonoid, dan polifenol. Selengkapnya dapat dilihat di tabel berikut. Tabel Komposisi zat besi per 100 gram bayam merah dan bayam hijau Ada 4 varietas bayam merah, yakni cummy, green, spark, dan trayful. Keempatnya memiliki batang berwarna merah. Konsumsi bayam memperlancar pencernaan, menurunkan risiko terserang kanker, mengurangi kolesterol, dan antidiabetes. Dapat mencegah osteoporosis, penyakit kuning, alergi cat. Cara pemakaian yaitu untuk obat yang diminum , sediakan 25-30 g daun segar, lalu rebus dan dimakan sebagai lalap. Selain direbus, bayam dapat juga dijus untuk diminum.Bila bosan dapat juga i kombinasi dengan resep lain, sebagai cake, campuran brownis dll. Bayam juga berkhasiat untuk mengobati sakit karena sengatan lipan maupun ulat bulu, caranya giling daun bayam segar sampai halus lalu tempelkan pada luka akibat gigitan binatang berbisa. Konsumsi ekstrak 30 persen per oral, dapat meningkatkan kadar besi serum, haemoglobin, dan hematoktrik kelinci yang menderita anemia. Peningkatan tersebut tidak berbeda jika dibandingkan dengan kelompok kelinci anemia yang diberi tablet besi sulfat ferosus. Selain itu bayam kaya asam folat yang dibutuhkan oleh ibu hamil demi mencegah pertumbuhan janin yang cacat. Kandungan kalsium dan magnesiumnya berkhasiat menguatkan tulang dan gigi.

0 komentar:

Posting Komentar